Saturday, March 12, 2016

A Scanner Darkly : Film Animasi Unik dengan Cerita yang "Berat"



   Orang-orang mengenal film animasi sebagai film yang menjadi hiburan bagi keluarga, dimana tiap plotnya mengandung unsur komedi segar yang tidak berbau hal-hal vulgar, semacam refreshing lah. Sebut saja beberapa perusahan di industri perfilman yang sudah terkenal akan karya 3D-Animation nya, seperti Disney dan Pixar. Mereka sudah berhasil menghibur para penikmat film dengan karyanya yang menakjubkan.

   Kali ini, apa yang akan saya bahas adalah film animasi 2D karya Richard Linklater, yaitu A Scanner Darkly. Film ini rilis pada tahun 2006, tergolong film yang lumayan lama ya, meskipun begitu, kualitasnya tidak kalah dengan film-film terbaru. Kualitas disini bukan tentang kualitas animasinya, A Scanner Darkly jelas kalah soal animasi jika disandingkan dengan Inside Out atau Hotel Transylvania, tapi tentang jalan ceritanya, jarang sekali film animasi berani mengambil plot yang tidak mudah dipahami oleh sebagian besar penonton.

Keanu Reeves as Bob Arctor
   A Scanner Darkly adalah film adaptasi dari novel dengan judul serupa karya Philip K. Dick, yang bercerita tentang parahnya peredaran narkoba di masa mendatang. Bob Arctor (Keanu Reeves) adalah orang yang bertugas menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam peredaran narkoba tersebut. Dia ditugaskan oleh perusahaan New Path (tempat ia bekerja) untuk menyelidiki James Barris (Robert Dawney Jr.) & Ernie Luckman (Woody Harrelson). Ada juga kekasih Bob yang bernama Donna Hawthorne (Winona Ryder). Sampai disini mungkin kalian menganggap bahwa plot A Scanner Darkly mudah dibaca, tentang narkoba pada umumnya, tapi saya bisa yakinkan kepada kalian bahwa perlu pemikiran ekstra untuk bisa mengerti "apa yang film ini ingin sampaikan".

Jangan tonton film ini saat kalian dalam kondisi tidak fokus dan menginginkan hiburan

   Kenapa? karena film dengan budget 6 juta dollar ini tidak akan memberikan hiburan secara gamblang. Film ini memiliki pesan yang sangat dalam untuk disampaikan mengenai bahayanya narkoba. Bahkan untuk memberantasnya, Bob Arctor harus merasakan kehilangan identitas, ya, kehilangan identitas. Jika kalian sudah menontonnya, kalian akan paham apa yang saya maksudkan.

   Teknik yang dipakai saat pembuatan A Scanner Darkly adalah Teknik Rotoscope, yaitu pewarnaan manual di tiap frame berdasarkan adegan asli, mirip dengan Vector Art di Photoshop. Saat saya melihat cara pembuatannya di Youtube, saya cuma heran, "berapa lama film ini dibuat?", karena untuk beberapa menit adegan saja memerlukan berjam-jam pewarnaan, bahkan tidak sedikit animator yang ikut andil dalam pengerjaan film berdurasi 1 jam 40 menit ini.

Rotoscoping A Scanner Darkly
   Entah apa yang dipikirkan Richard saat memutuskan untuk menjadikan film ini sebagai karya yang beda dari segi cerita maupun animasi, tapi bagaimanapun juga, A Scanner Darkly berhasil mencuri tempat di dalam hati saya. Pokoknya kalian harus nonton, tapi maaf, saya tidak menyediakan link download hehe. Overall, A Scanner Darkly adalah film animasi yang sangat cerdas.



Rating : 4/5
admin

About admin

I'm simple person with a complicated mind

Subscribe to our Website via Email :

4 comments

Write comments
March 12, 2016 at 12:56 AM delete

Wah seru tuh kayanya soalnya belum pernah liat sebelumnya.

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
March 13, 2016 at 7:12 PM delete

kayaknya seru itu film,tapi saya ga ada link downloadnyaa..
yaudah ane cari ditempat lain :D

Reply
avatar
Katon sumargi
AUTHOR
April 16, 2016 at 5:58 AM delete

Sepertinya boleh juga film nya tapi sayang gak ada link downloadnya. bikin penasaran saja,,,

Reply
avatar