Monday, March 14, 2016

Mengenal Apa Itu Channel Width



   Channel Width atau Lebar Saluran itu menentukan kapasitas maksimum data yang bisa dilalui dalam 1 channel. Ada 2 tipe frekuensi yang digunakan pada router. Jenis pertama yaitu frekuensi 2.4 GHz yang menggunakan wireless standar G dan N. Sedangkan jenis kedua yaitu frekuensi 5 GHz yang menggunakan wireless standar N.



  Di frekuensi ini dapat memilih untuk menentukan wireless channel yang spesifik sekaligus menentukan lebar channel-nya. Ketika melihat atau mencoba kedua frekuensi dan pilihan channelnya, bisa juga mengecek seberapa besar pengaruh atau kegunaannya pada jaringan.


Perbedaan Frekuensi 5 GHz dan 2,4 GHz:


5 GHz:
  • Lebih cepat
  • Jangkauan lebih kecil. Hukumnya adalah semakin tinggi frekuensi maka daya jangkauan akan lebih kecil.
  • Interferensi (gangguan) lebih sedikit. Hal ini bisa terjadi karena ada beberapa perangkat elektronik dan komunikasi lain yang memang memakai tingkat frekuensi 2.4 GHz.


2,4 GHz:
  • Lebih lambat
  • Jangkauan lebih besar. Hukumnya adalah semakin rendah frekuensi maka daya jangkauan akan lebih besar.
  • Interferensi (gangguan) lebih tinggi. Karena banyak perangkat yang memakai tingkat frekuensi 2.4 GHz.

   Jika device yang dimiliki bisa terhubung ke 5 GHz dan prioritasnya adalah kecepatan, maka akan lebih bermanfaat jikamemilih menggunakan frekuensi 5 GHz. Tentu saja, jika melihat throughput yang disediakan oleh ISP pasti akan berbenturan dengan throughput frekuensi 5 GHz untuk bisa bekerja. Jika device merupakan device versi yang lamamaka hanya bisa melalui frekuensi 2,4 GHz saja karena antena devicenya hanya 2,4 GHz .



   Dengan rentang yang individual, memiliki pilihan untuk mengatur broadcast channel dan lebar channel. Lebar channel yang lebih lebar menyediakan throughput yang lebih besar dan juga menciptakan ruang yang lebih besar untuk terjadinya interferensi (gangguan) dari jaringandengan sinyal radio dan jarak yang lebih pendek dari channel. Banyak router yang memiliki opsi (pilihan) untuk mengatur lebar channel secara otomatis berdasarkan kebutuhan bandwithnya.

   Dengan mengatur broadcast channel, dapat mengatur sinyal wifi ke frekuensi yang spesifik yang dapat mengurangi resiko interferensi pada sinyal radio dengan wifi lain yang frekuensinya sama atau berdekatan. Bisa juga mengecek di channel mana router sedang terbroadcast dan bisa mengaturnya.Berpindah dari channel yang padat ke channel yang lain adalah langkah yang tepat untuk mengurangi interferensi. Karena wifi tetangga dapat overlap secara signifikan, hanya dengan satu pengaturan bisa saja menghasilkan sedikitperbedaan. Untuk membuat perbedaan yang cukup nyata jauhkanlah dengan jarak channel > 3.




   Jika sedang streaming video HD atau bermain game online, tentu ingin menikmati bandwith dan throughput secara maksimal dalam jarak seluas mungkin. Gunakan WiFi Analyzer untuk mendeteksi jaringan wifi terdekat untuk memperlihatkan channel dan kekuatan sinyal tersebut.




KESIMPULAN:
Dengan mengatur broadcast channel kita dapat mengatur sinyal Wi-Fi kita ke frekuensi yang spesifik dan dapat mengurangi resiko interferensi pada sinyal radio kita dengan Wi-Fi lain (Wi-Fi tetangga) yang frekuensinya sama atau berdekatan. Dengan itu juga kita dapat memilih frekuensi yang akan kita gunakan.

source : http://lynda.com
admin

About admin

I'm simple person with a complicated mind

Subscribe to our Website via Email :